TIPS BERBUSANA PROFESIONAL SAAT INTERVIEW
Anda perlu tahu bahwa pewawancara memperhatikan penampilan Anda dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Ketika kontak pertama terjadi, pewawancara otomatis menganalisa penampilan Anda. Kontak pertama terjadi saat menyambut Anda di lobby tamu, atau saat membukakan pintu untuk mempersilakan Anda masuk ruang interview, atau saat bersalaman dan berkenalan dengan Anda. Kesan yang muncul dan tertanam di benak pewawancara adalah hasil 'analisa'nya terhadap cara Anda bersikap dan berbusana.
Kesan yang tertangkap bisa baik, bisa juga buruk. Bisa benar, bisa juga salah. Umumnya pewawancara yang berpengalaman dapat menebak karakter Anda dari kesan pertama tersebut. Dan tebakan ini umumnya 80 % benar !!! Tentu saja karena pewawancara sudah terlebih dulu mempelajari CV Anda.
Tugas Anda adalah untuk memancarkan 'aura' yang baik di awal pertemuan, sehingga menanamkan kesan yang baik pula di benak pewawancara. Dengan demikian Anda semakin berpeluang mendapat pekerjaan yang diinginkan.
Salah satunya adalah dengan berbusana secara profesional. Mungkin busana Anda akan sedikit konservatif (kolot ??), namun begitulah realitasnya apabila menginginkan untuk menjadi 'salaried man' ...
|
1. |
TIPS BERBUSANA UNTUK PRIA
RAMBUT
Rapikan dan pendekkan rambut Anda, rambut belakang tidak melebihi kerah kemeja.
Pakai gel atau foam secukupnya, model rambut sederhana (jangan model 'punk').
Rambut bagian depan jangan menutupi dahi dan mata.
Rambut jangan gondrong dan jangan pula dicat / di-highlight.
WAJAH, KUMIS, JENGGOT, CAMBANG
Sedapat mungkin jangan memelihara kumis, jenggot, cambang !!!
Kalau terpaksa harus memelihara (alasan religius atau keluarga), harap dirapikan
Kalau cuma punya jenggot selembar, atau kumis / cambang renggang dan tidak rata, lebih baik dihabisi saja biar rapi dan enak dilihat
Jaga wajah Anda agar tidak kelihatan berminyak
MULUT
Pastikan mulut Anda tidak 'smell'. Jangan makan yang aneh-aneh sebelum interview.
Boleh makan permen pengharum nafas sebelumnya. Tetapi saat wawancara JANGAN makan permen, apalagi permen karet.
KEMEJA
Gunakan kemeja PUTIH atau BIRU (jangan biru tua !!!). Jangan gunakan kemeja corak dan / atau warna terang, mencolok atau 'norak'.
Kemeja harus polos dan berlengan panjang, lengan jangan dilipat.
Pastikan ukuran kemeja sesuai dengan badan, JANGAN KEDODORAN.
Masukkan baju ke dalam celana, rapikan dan jangan lipat-lipat / kusut / lecek.
DASI
Usahakan dasi polos, boleh bermotif / corak. Pastikan motifnya tidak terlampau ramai.
Sesuaikan warnanya dengan celana dan kemeja Anda
Ikat dasi dengan rapi, tidak dilonggarkan, panjangnya sedikit melewati ikat pinggang.
TANGAN
Bersihkan tangan, dan potong / rapikan kuku-kuku jari Anda.
IKAT PINGGANG
Gunakan ikat pinggang kulit (atau kulit imitasi) polos warna gelap (hitam, coklat tua).
Tidak perlu baru, namun pastikan bahwa tidak terlihat 'butut'
JANGAN menggunakan ikat pinggang rantai-rantai.
CELANA
Pakai celana panjang, jangan celana pendek. Pilih warna gelap (hitam, coklat tua).
Pastikan ukurannya sesuai dengan Anda, tidak kedombrongan.
Warna celana biasanya lebih gelap daripada warna kemeja.
SEPATU DAN KAOS KAKI
Pilih sepatu fantofel dengan model klasik, berwarna gelap (hitam, coklat tua).
Pastikan sepatu Anda bersih dan mengkilap. Gunakan kaus kaki berwana gelap juga, atau bila bercorak jangan terlampau ramai. Sepatu dan kaos kaki jangan sampai bau
PARFUM
Hindari menggunakan parfum berlebihan. Gunakan deodorant.
PERHIASAN
Anda boleh menggunakan arloji, dan kancing manset agar lebih kelihatan profesional.
Jangan mengenakan : kalung, anting, cincin (selain cincin pernikahan).
|
|
2. |
TIPS BERBUSANA UNTUK WANITA
RAMBUT
Rambut rapi, bersih, tidak berminyak, dan apabila di cat jangan menggunakan warna-warna menyolok.
WAJAH
Jangan menggunakan make up berlebihan / terlalu tebal. Gunakan lipstick warna natural sesuai warna pakaian.
MULUT
Pastikan mulut Anda tidak 'smell'. Jangan makan yang aneh-aneh sebelum interview.
Boleh makan permen pengharum nafas sebelumnya. Tetapi saat wawancara JANGAN makan permen, apalagi permen karet.
BLUS
Gunakan blus katun dan jangan tembus pandang. Hindari belahan dada yang terlampau rendh. Pilih warna putih atau warna terang lainnya.
BLAZER
Blazer berwana gelap dan polos (hitam, biru tua, atau coklat). Pastikan ukurannya sesuai dengan Anda, JANGAN KEDODORAN.
TANGAN
Bersihkan tangan, dan rapikan kuku-kuku jari Anda.
ROK
Maksimal 5 cm diatas lutut, jangan terlalu ketat. Bila menggunakan celana,
jangan menggunakan bahan jins. Jangan menggunakan model cutbrai yang ekstrim.
SEPATU
Sepatu warna gelap (hitam, coklat tua), dengan model klasik bertumit runcing dan
nyaman saat digunakan.
PARFUM
Hindari menggunakan parfum berlebihan. Gunakan deodorant bila perlu.
PERHIASAN
Jangan berlebihan dalam menggunakan aksesori berlebihan, atau anting / kalung / gelang terlalu banyak dan besar. Jangan menggunakan perhiasan terlalu berlebihan.
|
--- akhir artikel ---
|
|